Hadits-hadits tentang Sedekah

  1. Sebuah hadits yng diriwayatkan dari Ibnu Abbas, beliau berkata: Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan. Kedermawanan beliau menjadi lebih besar lagi apabila di Bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemui beliau setiap malam dari Ramadhan, lalu melakukan mudarosah Al Quran. Pada waktu Ramadhan Rasulullah lebih dermawan dalam memberikan kebaikan dari  angin yang berhembus.(HR. Bukhori-Muslim)
  1. “Bukankah Allah telah membukakan bagi kalian pintu-pintu sedekah? Sesungguhnya setiap ucapan tasbih itu bernilai sedekah bagi kalian, demikian juga halnya ucapan takbir, tahmid dan tahlil. Sebagaimana memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran juga bernilai sedekah bagi kalian. Sampai pun melampiaskan syahwat kemaluan kalian pun bernilai sedekah.”  Para sahabat keheranan dan bertanya, ‘Ya Rasulullah, apakah bila kami melampiaskan syahwat, kami mendapat pahala?’ beliau menjawab, “Bagaimana pendpatmu bila ia menyalurkan syahwatnya pada jalan yang haram, bukankah ia berdosa?’ demikian pula sebaliknya bila menyalurkannya pada jalan yang halal, maka ia mendapat pahala.” (HR.Muslim)
  1. Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Sedekah yang bagaimana yang paling besar pahalanya?” Nabi Saw menjawab, “Saat kamu bersedekah hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit (mengekang) dan saat kamu takut melarat tetapi mengharap kaya. Janganlah ditunda (sedekahmu itu) sehingga rohmu sampai di tenggorokan baru kamu berkata‚ ‘untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian.” (HR. Bukhari)
  1. “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sodaqoh) sebutir kurma.“ (Mutafaq’alaih)
  1. 5.    Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh.“ (HR. Al-Baihaqi)

 

  1. “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.” (HR. Ath-Thabrani)
  1. Tiap muslim wajib bersodaqoh. Para sahabat bertanya, “Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu?” Nabi Saw menjawab, “Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya lalu bersodaqoh.” Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu?” Nabi menjawab: “Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi menjawab: “Menyuruh berbuat ma’ruf.” Mereka bertanya: “Bagaimana kalau dia tidak melakukannya?” Nabi Saw menjawab, “Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sodaqoh.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  1. Tiada suatu kaum menolak mengeluarkan zakat melainkan Allah menimpa mereka dengan paceklik (kemarau panjang dan kegagalan panen). (HR. Ath-Thabrani)
  1. Tidak boleh ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni kepada seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada sasaran yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)

10. Abu Hurairah bewrkata bahwa Rasulullah bersabda: “Orang yang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia. Dan orang yang kikir jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka. Sesungguhnya seorang bodoh yang dermawan lebih dicintai Allah dari pada seorang ahli ibadah yang kikir. (HR. Tirmidzi)

11. Ibnu Abbas berkata, saya mendengar Rasulullah sallallahu’alaihi wasalla bersabda: “Tidaklah beriman seseorang yang ia sendiri kenyang sementara tetangganya kelaparan,” (HR. Baihaqi)

12. Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata bahwa Rasulullah bersabda,”Seorang penipu tidak akan masuk surga, demikian pula orang yang kikir dan mengungkit-ungkit pemberian.” (HR. Muslim)

  1. Abu Hurairah r.a. berkata bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, “Seorang laki-laki dari Bani Israil telah berkata, ‘Saya akan bersedekah.’ Maka pada malam hari ia keluar untuk bersedekah. Dan ia a telah menyedekahkannya (tanpa sepengetahuannya) ke tangan seorang pencuri. Pada keesokan harinya, orang-orang membicarakan peristiwa itu, yakni ada seseorang yang menyedekahkan hartanya kepada seorang pencuri. Maka orang yang bersedekah itu berkata, “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, sedekah saya telah jatuh ke tangan seorang pencuri.” Kemudian ia berkeinginan untuk bersedekah sekali lagi. Kemudian ia bersedekah secara diam-diam, dan ternyata sedekahnya jatuh ke tangan seorang wanita (ia beranggapan bahwa seorang wanita tidaklah mungkin menjadi seorang pencuri). Pada keesokan paginya, orang-orang kembali membicarakan peristiwa semalam, bahwa ada seseorang yang bersedekah kepada seorang pelacur. Orang yang memberi sedekah tersebut berkata, “Ya Allah, segala puji bagi-Mu, sedekah saya telah sampai ke tangan seorang pezina.” Pada malam ketiga, ia keluar untuk bersedekah secara diam-diam, akan tetapi sedekahnya sampai ke tangan orang kaya. Pada keesokan paginya, orang-orang berkata bahwa seseorang telah bersedekah kepada seorang kaya. Orang yang telah memberi sedekah itu berkata, “Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Sedekah saya telah sampai kepada seorang pencuri, pezina, dan orang kaya.” Pada malam berikutnya, ia bermimpi bahwa sedekahnya telah dikabulkan oleh Allah swt. Dalam mimpinya, ia telah diberitahu bahwa wanita yang menerima sedekahnya tersebut adalah seorang pelacur, dan ia melakukan perbuatan yang keji karena kemiskinannya. Akan tetapi, setelah menerima sedekah tersebut, ia berhenti dari perbuatan dosanya. Orang yang kedua adalah orang yang mencuri karena kemiskinannya. Setelah menerima sedekah tersebut, pencuri tersebut berhenti dari perbuatan dosanya. Orang yang ketiga adalah orang yang kaya, tetapi ia tidak pernah bersedekah. Dengan menerima sedekah tersebut, ia telah mendapat pelajaran dan telah timbul perasaan di dalam hatinya bahwa dirinya lebih kaya daripada orang yang memberikan sedekah tersebut. Ia berniat ingin memberikan sedekah lebih banyak dari sedekah yang baru saja ia terima. Kemudian, orang kaya itu mendapat taufik untuk bersedekah.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s