PKPU Bukittinggi Berikan Bantuan Kursi Roda Untuk Zaqri Eka Pusdian

DSC07972
Berfoto dengan Ibu dan ketiga orang adiknya saat menerima kursi roda baru dari PKPU

BUKITTINGGI- Bertempat di Jorong Payo Kenagarian Batipuh, Rabu (02/04/2014). Tim PKPU Bukittinggi datang  mengunjungi sebuah keluarga miskin. Gusrianto (34) Kepala keluarga yang berprofesi sebagai petani ini harus mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya dengan tanggungan 4 orang anak yang masih usia sekolah, belum lagi istri dan dua anaknya mengalami kecacatan fisik, istrinya sebagai Ibu Rumah Tangga kondisinya tuli, anak pertama Zaqri Eka Pusdian(13) mengalami lumpuh sejak lahir sehingga membatasinya untuk tidak sekolah, dan Vebi Novi Amdiza (11) siswa berprestasi Kelas V SDN 48 Batipuh yang juga mengalami gangguan pendengaran sejak Kelas 1 SD.

Dalam aktifitas kesehariannya, Zaqri tidak mengeluh dengan kodisi yang dialaminya. Bahkan diarajin shalat kemesjid dan pergi mengaji di MDA  yang ditempuhnya dengan cara merangkak.

Sebuah ujian yang cukup berat dialami keluarga kecil ini. Hidup dalam keadaan miskin, tidak punya rumah dan istri berserta dua anaknya pun cacat. Warga yang prihatin dengan kondisi keluarga Gusdianto, menyiapkan rumah dinas Guru yang sudah tidak dipakai lagi untuk ditinggali Gusdianto dan keluarganya.

Dalam kunjungannyaPKPU  memberikan bantuan  sebuah kursi roda untuk Zaqri dengan harapan bisa bermanfaat dalam membantu aktivitas Zaqri yang selama ini rajin pergi sholat dan mengaji di masjid kampung Payo. Petugas PKPU  Kasman mengatakan: ’’Semoga kursi roda ini, membuka harapan baru bagi Zaqri yang biasanya berjalan sambil  merangkak bisa terbantu dan bisa lebih aktif berkegiatan lagi nantinya”.

Bantuan kursi roda untuk  keluarga Gusrianto ini merupakan yang kedua kalinya PKPU realisasikan sebelumnya PKPU juga telah memberikan bantuan alat dengar untuk Vebi (11) adiknya Zaqri   ’’Alhamdulillahdenganadanya sedekah daridonatur PKPU, Anak kami Zaqri dan Vebi dapat melakukan kegiatannya untuk lebih baik’’ kata Dt Labiah Kepala Jorong Payo.

Satu hal yang patut diapresiasi dari keluarga ini adalah dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan  dan keterbatasan fisik bukanlah penghalang dalam berbuat yang terbaik. TerbuktiVebi  (11) yang tuli selalu meraih peringkat juara di kelasnya sedangkan Zaqri memiliki  semangat pergi ke masjid untuk shalat dan mengaji walaupun harus merangkak. Sebuah  realita yang bisa membuka mata dan hati kita bahwa dalam keterbatasan dan kekurangannya keluarga miskin Gusdianto masih bisa mendidik anak- anaknya menjadi anak yang pintar dan sholeh. (PKPU/Hilda/Bukittinggi).

DSC07977
Zaqri Eka Pusdian dengan Kursi roda barunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s